Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sriwijaya FC Ambisi Raih 7 Angka Demi Menang ISL 2011-2012

Written By Unknown on Senin, 11 Juni 2012 | 16.30


WowKeren.com - Sriwijaya FC sukses membantai Gresik United 5-1 dalam laga lanjutan di Stadion Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Minggu (10/6). Kini, SFC berambisi harus mengoleksi 7 poin untuk meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2011-2012.

"SFC akan menjamu Arema pada 12 Juni dan Persela 20 Juni di Palembang. Tentunya hasil maksimal yang ditargetkan, sehingga saat melawan Persija pada 24 Juni tinggal membutuhkan satu poin saja," ujar pelatih Kas Hartadi. "Saya berharap pemain tetap fokus dan tidak ada suatu hal yang membuat tim terpeleset, sehingga keluar dari rencana."

Kas juga mengungkapkan kekagumannya atas sikap agresif para pemain SFC saat mempertahankan gawang maupun ketika mencetak gol. Dalam laga vs Gresik United tersebut, gol pertama dicetak Muhammad Ridwan di menit ke-10. Disusul Siswanto yang sukses menyumbangkan kemenangan kedua dan ketiga. Sedangkan 2 gol lainnya masing-masing dicetak Keith Jerome Gumbs dan Firman Utina. Gresik United tak bisa berkutik dan hanya bisa menciptakan satu gol, sumbangan Gaston Castano.

"Para pemain dalam motivasi tinggi untuk memetik kemenangan pada setiap laga di depan mata," ujar pelatih asal Solo ini. "Saya bersyukur sekali tim bisa menang telak lawan Persegres (Gresik United), karena secara tidak langsung akan menaikkan mental untuk laga berikutnya."

Dengan kemenangan tersebut, Laskar Wong Kito mengoleksi 67 poin dari 28 pertandingan. Sedangkan Persipura di urutan kedua dengan 58 poin.

Sumber Artikel

Persela Menang, Persidafon serang wasit

Written By Unknown on Jumat, 08 Juni 2012 | 18.40



LAMONGAN-Gol Aris Alfiansyah di ujung injury time patut disyukuri Persela Lamongan. Karena lewat gol tersebut menjadikan tim Laskar Joko Tingkir ini lolos dari hasil seri atas Persidafon Dafonsoro di ajang putaran II kompetisi Indonesia Super League (IL) 2011-2012  yang dihelat di Stadion Surajaya Lamongan, kemarin 8/6) sore. Selama 90 menit pertandingan Persela ditahan imbang Persidafon 1-1.

Tidak beda jauh saat menjamu Deltras Sidoarjo, tim kebanggaan LA Mania ini tampil tidak terlihat ngotot. Ini diluar kebiasaan Persela ketikak bermain di kandang sendiri. Bahkan, bisa dibilang terlambat panas. Sehingga selama 45 menit pertandingan berlangsung, Gustavo Fabian Lopez dkk cenderung tampil monoton.

Seringkali serangan kandas di tengah jalan. Kalaupun ada peluang emas, juga tidak berhasil disarangkan ke gawang lawan. Baru pada menit 44, Gustavo lewat solo run dari samping kiri akhirnya berhasil merobek jala gawang Persidafon yang kemarin sore dikawal Wilson Aleng.  

Penampilan Persela yang terkesan angin-anginan ini diakui Miroslav Janu. Hanya, pelatih asal Republik Cheska ini berargumentasi kalau tim tamu yang tampil di kandang lawan dipastikan lebih banyak bertahan. Apalagi, Persidafon tampil dengan formasi 3-5-2. "Ini pola lama. Tapi, kalau pemain belakang disiplin memang sulit ditembus, " katanya.

Memasuki pertandingan babak II, Persela sedikit bangkit. Janu, sapaan akrab pelatih yang pernah mengarsiteki Arema Indonesia dan PSM Makassar ini terlihat merubah strategi serangan. Yakni, lebih memanfaatkan pemain sayap.

Memang, jika sebelumnya bek kanan Taufiq Kasrun yang selalu dikenal memiliki suplai bagus dengan umpan lambung ke arah kotak penalti, kemarin tidak terlalu mendapatkan kesempatan. Baru pada babak II peran pemain asli kelahiran Lamongan itu terlihat. Hanya, sejumlah peluang emas juga tidak berhasil dimanfaatkan pemain lini depan Persela.

Sementara serangan balik Persidafon yang sesekali muncul terkadang mengancam gawang Persela yang dijaga Khoirul Huda. Bahkan, tim asuhan Erent Pahelerang ini berhasil menyamakan kedudukan setelah pemain belakang Persela handsball di kotak penalti daerahnya sendiri.  Marcelo Cirelli suskes mengeksekusi pada menit 61. Skor 1-1 bertahan hingga wasit Yandri menyatakan tambahan waktu 4 menit.

Tambahan waktu ini membawa berkah bagi Persela. Tim kesebelasan yang bangga dengan kostum biru muda ini terlecut untuk meraih kemenangan. Terbukti, dari sisa waktu 4 menit itu serangan Persela seringkali mengancam gawang lawan. Dan, salah satunya berhasil dimanfaatkan oleh Aris Alfiansyah.

Gol kemenangan Persela ini menuai protes Persidafon. Alasannya, masa injury time sudah habis. Bahkan, wasit Yandri sempat dikejar-kejar pemain Persidafon hingga dia harus menyelamatkan diri dengan berlari keluar lapangan.

"Saya tidak tahu kenapa mereka protes. Saya punya stopwatch, kalau waktu belum habis. Tidak tahu kalau ada stopwatch lain yang sudah habis waktu, " ujar Janu, mengomentari protes soal waktu oleh kubu Persidafon yang usai pertandingan tidak hadir di ajang konferensi pers.


Sumber Artikel

Gol Gadrumini Selamatkan Muka Deltras

Striker muda Qischil Gandrumini berhasil menyelamatkan timnya, Deltras Sidoarjo dari kekalahan. Tampil di kandang sendiri, Gelora Delta Sidaorjo, pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), Kamis (7/6), Deltras sempat terus ketinggalan dari tamunya Persiram Raja Ampat, sebelum Qischil mampu mencetak dua gol untuk membuat pertandingan berakhir imbang 2-2.

Dengan tambahan masing-masing satu poin ini, kedua tim tak mampu beranjak di klasemen sementara ISL. Deltras masih terpaku di peringkat 16 dengan torehan 25 poin dari 27 pertandingan. Sedangkan Persiram satu strip di bawah Deltras meski juga mengoleksi 25 poin dari 27 laga.

Persiram unggul lebih dulu melalui gol You Wook-jin menit ke-32 dan dibalas Qischil melalui gol menit ke-40 untuk membuat laga berakhir 1-1 di babak pertama.

Di babak kedua, Persiram kembali unggul, kali ini melalui gol Jean Paul Boumsong menit ke-61. Namun Qischil kembali menyamakan kedudukan menit ke-77 dan memastikan laga berakhir imbang 2-2.

Sumber Artikel

Persisam Vs Persib Bermain Tanpa Skor Rabu, 06/06/2012

Written By Unknown on Rabu, 06 Juni 2012 | 22.00

Tim "Elang Borneo" Persisam menahan imbang tuan rumah Persib Bandung 0-0 pada lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Rabu (6/6/2012).

Pada pertandingan yang dipimpin wasit Djumadi itu berlangsung cukup emosional, terutama pada babak pertama. Bobotoh melakukan tekanan terhadap tiga mantan punggawa Persib yang berada di kubu Persisam Christian Gonzales, Eka Ramdani dan Diaz Angga Putra.

Dengan hasil tersebut, Persib gagal melakukan revans atas kekalahan mereka di Samarinda pada putaran pertama 1-2. Maman Abdurahman dkk harus puas dengan tambahan satu poin. Untuk sementara belum beranjak dari posisi ketujuh klasemen sementara LSI dengan skor 39 hasil 28 kali bertanding, 11 kali menang, tujuh seri dan 10 kali kalah.

Sama halnya Persisam, juga belum beranjak dari peringkat 10 dengan nilai 33. Meski demikian tim yang dimotori Eka Ramdani dan Christian Gonzales itu berhasil menerapkan strategi meredam permainan Persib yang pada pertandingan sebelumnya melibas tim Kaltim lainnya Mitra Kukar dengan skor 5-0.

Pada babak pertama, tim Samarinda bermain lebih lepas melalui aliran bola Eka Ramdani dan Srjan Lopicic, sebaliknya Persib memanfaatkan bola-bola panjang dari sektor sayap.

Permainan keras kerap mewarnai pertandingan yang berlangsung dihadapan sekitar 22 ribu bobotoh itu. Miljan Radovic, Airlangga di kubu Persib serta Eka Ramdani dan Gonzales di kubu Persisam beberapa kali terkapar terkena tebasan pemain bertahan.

Bahkan pada babak menit ke-81, gelandang Persisam Isdiantono terpaksa diusir keluar lapangan setelah mendapat dua kartu kuning. Sedangkan tiga kartu kuning lainnya diberikan wasit Djumadi kepada Abanda Herman, Atep (Persib) dan Arifka Eka Putra (Persisam).

Namun demikian, pertandingan yang berlangsung cukup seru itu mimin peluang emas karena ketatnya pengawalan pemain bertahan kedua tim. Tercatat satu peluang emas Persib melalui tandukan striker Noh Alam Shah, namun melenceng sekitar 50 centimeter dari tiang gawang Persisam yang dikawal Usman Pribadi.

Memasuki babak kedua, Persib meningkatkan serangan dengan memasukan Budiawan dan Aliyudin yang menggantikan M Ilham dan Airlangga. Pelatih Misha Radovic dari Persisam memasukana penyerang Kom Dong Chan menggantikan Youngky Ariwibowo.

Jual beli serangan berlangsung selama 45 menit babak kedua, namun tercatat hanya satu peluang emas Persib yang nyaris membobol gawang Jendri Piroy.

Meski mengurung pertahanan Persisam dalam 10 menit terakhir, namun Maung Bandung gagal menjebol gawang Usman Pribadi. Di akhir babak kedua, Persisam menerapkan pola bertahan dengan memasukan bek Piere Njanka menggantikan striker Gonzales menit ke-85.

Sumber Artikel

Sriwijaya menang tipis atas Persiba Balikpapan. (3-2)

Written By Unknown on Minggu, 03 Juni 2012 | 16.56

Sriwijaya FC melebarkan jarak klasemen dengan peringkat kedua Persipura Jayapura setelah mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor 3-2 di Stadion Persiba, Balikpapan, Jumat (1/6). Dengan kemenangan ini, Sriwijaya FC unggul 12 angka dari tim Mutiara Hitam.

Bermain sebagai tim tamu tidak membuat Sriwijaya FC menerapkan strategi bertahan. Anak asuhan Kas Hartadi langsung bermain dengan agresif sejak menit pertama. Beberapa peluang didapatkan striker utama mereka Keith Kayamba Gumbs, namun gagal dikonversi menjadi gol.

Laskar Wong Kito akhirnya berhasil mencetak gol melalui Muhammad Ridwan di menit ke 15. Sebelum tendangannya yang mengarah kanan gawang Made Irawan, sayap lincah ini melakukan solo run dengan mengecoh beberapa pemain bertahan Persiba.

Unggul satu gol tidak membuat Sriwijaya FC merasa puas. Empat menit kemudian, M. Ridwan lagi-lagi mencetak gol untuk menggandakan keunggulan, setelah sayap lincah tersebut berhasil menyelesaikan umpan Hilton Moriera.

Ketinggalan 2-0 membuat Persiba terlecut untuk membalas dua gol tersebut. Satu menit kemudian, tuan rumah mampu memperkecil kedudukan melalui Aldo Baretto. Kapten Persiba yang tak terkawal dengan mudah membobol gawang Sriwijaya FC yang kali ini dijaga Rifky Mokodompit.

Menit ke-28, Sriwijaya FC mendapat hadiah penalti setelah Hilton dijatuhkan bek Persiba. Kayamba Gumbs dengan dingin menaklukan Made Irawan. Gol tersebut merupakan gol yang ke-19 bagi Kayamba Gumbs di Indonesia Super League (ISL). Babak pertama ditutup dengan skor 3-1 untuk Sriwijaya FC.

Tertinggal dua gol di babak pertama membuat Persiba lebih agresif melancarkan serangan. Serangan Persiba dilancarkan melalui sektor sayap. Namun serangan-serangan Aldo Baretto cs masih dimentahkan Rifki yang bermain gemilang pada pertandingan tersebut.

Sriwijaya FC harus bermain dengan sepuluh orang setelah Ahmad Jufrianto mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persiba di menit ke- 51.

Unggul satu pemain hanya dimanfaatkan Persiba dengan mencetak satu gol saja pada menit ke-77. Penyerang asal Paraguay Aldo Barreto berhasil menyundul bola untuk mebobol gawang Rivky. Setelah gol tersebut, Persiba semakin gencar untuk setidaknya menyamakan kedudukan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, skor 3-2 untuk kemenangan Sriwijaya FC bertahan.

Sumber Artikel

Persib Hancurkan Mitra Kukar 5-0

Persib Bandung berhasil menghancurkan tamunya, Mitra Kukar lima gol tanpa balas, Sabtu 02/6) di stadion Siliwangi Bandung.

Sejak menit pertama, Persib langsung menggempur pertahanan lawannya, serengan-serangan mematikan kerap kali membuat pertahanan Mitra kocar-kacir, beberapa peluang juga hampir membuat Bobotoh bersorak.

Akhirnya gol yang ditunggu-tunggu Bobotoh lahir juga, pelakunya adalah gelandang serang, Miljan Radovic memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Atep yang ditepis oleh Joyce Sorongan.

Gol tersebut berawal dari akselerasi M Ilham di sisi kiri pertahanan Mitra yang kemudian mengirimkan umpan kepada Atep, namun bola tendangan Atep berhasil ditepis oleh Joyce Sorongan, Miljan pun langsung menyambar bola dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 di menit ke-19.

Persib semakin menggila, sebuah gol yang sangat cantik dicetak oleh Atep di menit ke-28. Gol tersebut dicetak oleh Atep melalui tendangan keras yang sangat terukur dari luar kotak penalti yang menghujam deras tanpa mampu dibendung oleh Joyce, 2-0 untuk Persib.

Mitra Kukar sendiri bukannya tanpa perlawanan, beberapa kali tim Naga Mekes membuat pertahanan Persib kewalahan, beruntung Jendri Pitoy masih mampu tampil prima.

Namun, tak adanya Hamka Hamzah di lini belakang Mitra mudah diobrak-abrik, berkali-kali pemain Persib mampu meloloskan diri dan memberikan umpan-umpan yang mengancam gawang Joyce.

Sebuah umpan yang cukup manis dari sisi kiri pertahanan Persib oleh M Ilham berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Noh Alam Shah menggunakan sundulan kepalanya.

Joyce Sorongan pun harus kembali memungut bola dari gawangnya untuk ketiga kalinya.

Gol dari Along tersebut menjadi gol terakhir di babak pertama ini, Persib untuk sementara unggul 3-0 dari tamunya Mitra Kukar.

Di babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun, tak banyak serangan-serangan mematikan dilancarkan oleh Persib maupun Mitra di awal-awal babak kedua ini.

Di menit ke-67 lolosnya Noh Alam Shah hingga memasuki kotak penalti harus dijatuhkan oleh Seiji Kaneko, wasit pun langsung menunjuk titip putih dan memberikan kartu kuning kepada Kaneko.

Marcio Souza yang menjadi algojo penalti tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menjebol gawang Hendro Kartiko yang masuk di babak kedua tadi menggantikan Joyce Sorongan, 4-0 keunggulan Persib bertambah.

Wasit Yandri di menit ke-88 menunjuk titik putih dan memberikan hadiah penalti kepada Mitra Kukar setelah pemain Persib secara tak sengaja menyentuh bola.

Namun, sayang Jajang Mulyana yang menjadi algojo tak mampu menunaikan tugasnya dengan baik, bola tendangannya berhasil ditangkap oleh Jendri Pitoy.

Derita Mitra ternyata masih berlanjut di menit akhir babak kedua, tepatnya di menit ke 91 Marcio Souza menggenapkan keunggulan menjadi 5-0 melalui sundulan kepalanya, dan lagi-lagi tanpa pengawalan bek Mitra.

Gol dari Marcio tersebut menjadi penutup di laga ini dan membuat Mitra Kukar pulang dengan tangan hampa.

Sumber Artikel

Arema ISL Semakin Tinggalkan Zona Degradasi

Kemenangan telak 4-0 Arema ISL atas Persidafon membuat peringkatnya langsung naik ke posisi 12. Ini juga sekaligus menjauhi zona degradasi.


Dengan perolehan poin 31 dari 29 kali bermain membuat skuad Singo Edan naik 3 peringkat dari posisi 15 ke posisi 12. Tentu saja dengan hal ini semakin memunculkan optimisme bahwa Seme Patrick dkk akan terhindar dari degradasi di akhir musim.

Saat ini Arema ISL tinggal menyisakan 5 pertandingan dengan rincian 3 pertandingan kandang dan 2 partai tandang. Dengan performa yang cukup meyakinkan di lima pertandingan terakhir, rasanya bukan mustahil jika Arema akan meraih 10-11 poin dari lima pertandingan itu. Rinciannya selalu menang di 3 partai kandang dan minimal seri di dua partai tandang.

Meski demikian, Aremania juga harus berdoa agar performa tim-tim dibawah Arema ISL tak terlalui bagus. Berkaca dari keberhasilan Deltras menahan imbang Persela 1-1 tentu saja membuat persaingan di papan bawah semakin ketat. Mereka yang berada di papan bawah akan memiliki motivasi berlipat agar tak sampai degradasi.

Apalagi kalau melihat dari jumlah main Arema dengan tim-tim dibawahnya terlihat bahwa skuad Singo Edan sudah memainkan 29 partai, sementara klub-klub dibawahnya rata-rata antara 25-27 pertandingan.

Namun yang jelas, Kurnia Meiga dkk sudah berusaha keras agar Arema tak terdegradasi. Terbukti dari lima kali pertandingan terakhir yang belum terkalahkan. Seperti yang diucapkan Suharno Kamis kemarin.

“Ini bukan kemenangan saya sebagai pelatih tapi adalah kemenangan pemain. Saya hanya menyiapkan bumbunya dan anak-anak mau serta mampu menerapkannya dengan baik,” katanya. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Sumber Artikel

Persija Dilarang Gelar Pertandingan di Jakarta

Written By Unknown on Rabu, 30 Mei 2012 | 19.13

Polda Metro Jaya (Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya) mengadakan rapat evaluasi pelaksanaan pertandingan Persija kontra Persib (29/5/2012) di Polda Metro. Polda mengundang perwakilan Persija, Panitia Pelaksana dan perwakilan Jakmania. Hasil rapat tersebut adalah:

1. Tidak memberikan izin untuk penyelenggaraan pertandingan antara Persija melawan PSPS, Minggu (3/6/2012).
2. Pihak Polda Metro Jaya akan mengusut tuntas insiden kekerasan yang terjadi.

"Kami sudah menerima hasil rapat evaluasi yang dilakukan Polda Metro Jaya. Selain tidak dapat izin menggelar pertandingan di Jakarta, pertandingan Persija lawan PSPS tidak boleh dihadiri penonton," ujar Ketua Panitia Pertandingan, Haniftia, dalam jumpa pers di kantor Persija, Rabu (30/5/2012).

"Alasan Polda adalah perlu dilaksanakan proses cooling down dan tidak melakukan pertandingan di daerah yang sedang dalam proses hukum. Persija dan PT Liga Indonesia memutuskan untuk menggelar laga di luar kota, namun belum diputuskan akan digelar di kota mana," sambungnya.

Senada dengan kubu Persija, pihak Panpel sangat menyayangkan kejadian tersebut. Mereka berharap kejadian tersebut tak lagi terulang.

"Kami mengecam segala bentuk kekerasan dalam sepak bola. Kami menghimbau agar suporter sepak bola melakukan introspeksi. Niat mereka datang ke stadion harusnya untuk menonton sepak bola dan mendukung tim kesayangannya, bukan membuat keributan," tandasnya.

Sumber Artikel

Empat Gol Gonzales Hantam Persegres Gresik

Written By Unknown on Selasa, 29 Mei 2012 | 22.45

SAMARINDA - Empat gol dari Cristian 'El Loco' Gonzales berhasil membantu Persisam Samarinda meraih kemenangan telak 4-0 atas Persegres Gresik dalam lanjutan Indonesian Super League, Selasa (29/5) sore di Stadion Segiri, Samarinda.

Bermain di hadapan Pusam Mania, Persisam yang memang mengincar kemenangan setelah ditaklukkan Persiba dalam pertandingan sebelumnya, memeragakan permainan menekan sejak menit awal. Terbukti dalam tujuh menit, Eka Ramdani sudah membuat dua peluang yang masih belum menghasilkan gol.

Selain Eka, Gonzales juga tak mau kalah mengancam gawang Gresik yang kali ini dijaga Ade Mochtar. Sayang sepakan bebasnya masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Ade. Gresik sendiri sempat mengancam gawang Persisam yang dijaga Agung Prasetyo melalui sepakan Marwan Sayedeh.

Beruntung tendangannya masih bisa diantisipasi dengan baik oleh sang kiper. Skor imbang tanpa gol menutup babak pertama. Usai rehat, Persisam yang diasuh Misha Radovic kembali memperlihatkan permainan menyerang dan meraih dua peluang, yang sayangnya masih belum membuahkan hasil.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit 59 setelah Gonzales berhasil menyundul masuk umpan silang dari Arifki Eka Putra. Setelah gol dari Gonzales itu langsung memantik semangat pemain Persisam lainnya. Buktinya empat menit berselang, El Loco kembali mencetak gol keduanya melalui sepakan kaki kanannya setelah memanfaatkan kesalahan Lan Bastian.

Tertinggal dua gol, Persegres keluar menyerang. Pelatih Djoko Susilo pun memasukkan Claudio Proneto menggantikan Uston Nawawi untuk menambah daya gedor Persegres. Sayang, bernafsu mengejar ketinggalan, Persegres justru kembali kebobolan setelah di menit ke-85 El Loco menciptakan gol ketiganya dalam pertandingan ini setelah memanfaatkan umpan Kim Dong Can.

Tak puas hanya mencetak Hattrick, El Loco membuktikan diri sebagai salah satu striker tersubur ISL dengan mencetak Quattrick atau gol keempatnya dalam pertandingan ini pada menit ke-89, usai memanfaatkan sebuah tendangan sudut. Skor 4-0 untuk kemenangan Persisam berakhir hingga akhir pertandingan.

Dengan meraih tiga poin, Persisam naik ke posisi 10 mengumpulkan 32 poin dari 25 pertandingan. Persisam unggul selisih gol dari PSPS Pekanbaru yang mengumpulkan poin yang sama. Kekalahan ini bagi Persegres berarti mereka harus turun satu peringkat ke posisi 14. Mereka mengumpulkan 30 poin dari 27 pertandingan.

Sumber Artikel
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. seputar sepak bola - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger